Posts Tagged ‘pilwali Surabaya 2005’

Menanti Efektivitas Mesin Politik Partai dan Program Kerja Konkrit

Kota Surabaya dengan segudang persoalan yang wajib diselesaikan oleh siapapun yang terpilih memimpin Kota Pahlawan ini. (Dok. Skyscrapercity.com/photobucket.com)
Kota Surabaya dengan segudang persoalan.

Meneropong Peluang Parpol Dalam Pilwali Surabaya 2005 (2-habis)

Di atas kertas, pemilihan kepala daerah di Surabaya memang menjadi milik PDI Perjuangan (PDI-P) atau PKB. Namun, itu tidak menjamin. Dibutuhkan kerja keras untuk mengefektifkan mesin politik dan meyakinkan pemilih agar prediksi di atas kertas menjadi realitas.

Oleh: M Subchan Sholeh

Menurut pengajar FISIP Unair, Kacung Marijan MA, sampai saat ini peluang terbesar masih dimiliki pasangan calon yang diajukan PDI-P atau PKB. Terlebih, kedua partai ini didukung mesin politik hingga tingkat kelurahan. Di samping itu, pasangan calon yang diajukan kedua partai ini cukup dikenal masyarakat. Bambang DH adalah mantan Wali Kota Surabaya sedangkan Alisjahbana adalah mantan Sekretaris Kota yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua PMI dan Ketua KONI Surabaya.

Selengkapnya

PDI Perjuangan dan PKB Berpeluang Besar

Balai Kota Surabaya, tempat kerja Walikota-Wawali Surabaya. (Dok. warungcangkruk.blogspot.com)
Balai Kota Surabaya, tempat kerja Walikota-Wawali Surabaya. (Dok. warungcangkruk.blogspot.com)

Meneropong Peluang Parpol di Pilwali Surabaya 2005 (1)

Iklim pemilihan Wali Kota –Wakil Wali Kota Surabaya 2005 secara langsung telah dimulai. Setelah beberapa parpol mengumumkan pasangan calon yang akan diajukan seperti PDI Perjuangan, PKB, koalisi PD-PAN dan koalisi Partai Golkar-PDS. Peluang partai dan gabungan partai ini dalam memenangkan pilwali akan diulas dalam tulisan berikut.

Oleh: M Subchan Sholeh

Secara sederhana, peluang memenangkan pemilihan kepala daerah di Surabaya bulan Juni mendatang bisa dilihat dari hasil perolehan suara Pemilu 2004 yang menempatkan PDI Perjuangan (PDI-P) dan PKB sebagai peraih suara terbesar. Dari hasil pemilu legislatif lalu PDI-P tercatat sebagai peraih suara terbanyak dengan 384.337 suara (27 persen). PKB menyusul di belakangnya dengan perolehan 309.389 suara (22 persen). Sedangkan Partai Demokrat (PD) mendapat 182.257 suara dan PAN 104.015 suara. Karena dua partai ini telah sepakat berkoalisi dalam menghadapi pilkada maka jumlah perolehan suara kedua partai ini mencapai 289.272 suara (21 persen). Koalisi menghadapi pilkada juga dilakukan oleh Partai Golkar (PG) dan Partai Damai Sejahtera (PDS). Dalam pemilu legislatif, PG mendapat 82.507 suara dan PDS sebanyak 93.352 suara. Total perolehan suara dua partai ini mencapai 175.859 suara (13 persen).

Selengkapnya