Posts Tagged ‘Gunung Lawu’

Surga Baca di Kaki Lawu

 

TBM Lesta Wacana (pojok kanan) di Desa Gendol, Kecamatan Sine, Ngawi tertutup rimbunnya pepohonan. (dok. msubchan)

           Kisah negeri fantasi yang tersembunyi di balik lemari baju dalam dongeng fiksi The Chronicles of Narnia: The Lion, The Witch and The Wardrobe seperti terulang di Desa Gendol, Kecamatan Sine, Ngawi. Desa berjarak 200 Kilometer dari Surabaya itu terletak di kaki Gunung Lawu. Di balik rapatnya pintu bambu berlapis terpal putih yang memagari halaman, terhampar luas taman indah bak kebun raya. Taman terbentang ke samping kiri dan kanan seluas dua lapangan tenis.

            Kebun salak seluas lapangan bola voli menguasai bagian timur taman. Pohon buah terdapat di mana-mana. Buah durian, buah jambu air, buah pisang, dan buah nangka. Ada pula pohon jati, dan sono. Aneka tanaman dalam pot tanah liat dan plastik seperti sri rejeki, bugenvil, euphorbia, kaktus, kuping gajah, dan ekor ayam mengelilingi bakal kolam renang anak. Rimbunnya pepohonan nyaris menutupi rumah berwarna putih di pojok paling kanan. Rumah yang telah menjadi lentera desa dalam empat tahun terakhir.

            ”Sejak tahun 2009, penyandang buta aksara di kecamatan ini berhasil dituntaskan,” ucap Andika Tri Hirniamsyah bangga.

Selengkapnya

Bersensasi di Lereng Lawu

Rombongan peserta Tour de Sarangan asal Pemkot dan DPRD Surabaya (Dok. SP)

Rombongan peserta Tour de Sarangan asal Pemkot dan DPRD Surabaya (Dok. SP)

Bersepeda di atas ketinggian 3.265 meter di atas permukaan laut tentu menghadirkan sensasi yang sulit dilupakan. Ini pula yang dirasakan 409 peserta Tour de Sarangan, di Kabupaten Magetan, Minggu (10/2), pekan lalu. Acara yang digelar Sepeda Jelajah Wisata Jawa Timur (Sejawat) ini mengambil rute sepanjang 15 Kilometer (Km).

Di tengah kabut tipis yang mengelilingi Gunung Lawu, start dimulai tepat pukul 06.30. Rute dimulai dengan mengelilingi Telaga Sarangan. Setelah itu, peserta dimanjakan dengan rute turunan sejauh 2 Km. Setelah itu, waktunya adu otot. Betapa tidak, rute menanjak sepanjang 3 Km di atas jalan aspal telah siap menyambut. Spanduk putih bernada provokatif telah disiapkan panitia. Isinya “Anda Masuk Tanjakan Setan. Tidak Kuat, Silahkan Kembali”.

Selengkapnya