Dedikasi Keluarga ”Oemar Bakri”

Suhirno (kiri) dan Andika Tri H di depan pintu masuk TBM Lesta Wacana, Desa Gendol, Sine, Ngawi (dok. msubchan)

                        Puluhan tahun bekerja sebagai amtenar sudah pasti meletihkan fisik dan pikiran. Maka ketika masa pensiun tiba, rehat panjang sembari menekuni hobi atau menemani cucu menjadi pilihan populer. Berbanding terbalik dengan pensiunan amtenar yang satu ini. Pengabdian selama empat windu sebagai guru SD rupanya masih belum cukup bagi Suhirno. Jiwa pendidiknya terus bergejolak kendati masa pensiun tiba pada 1995. Pria berpostur sedang dengan rambut perak sebahu ini berpikir keras menyiapkan arena pengabdian selanjutnya.

            Setelah 12 tahun berselang, pemilik wajah teduh nan bersahaja ini membulatkan tekad mendirikan TBM. Menik Sri Sudarmini, istrinya dan putra bungsu, Andika Tri Herniamsyah dimintanya membantu mengelola TBM. Ini belum cukup. Istri Andika, Sri Lestari SPDi pun ikut diajak mengendalikan TBM. Bukan karena alasan nepotisme Suhirno menggandeng ketiganya.

            ”Kesamaan panggilan jiwa sebagai pendidik yang membuat saya yakin kami bisa bersatu untuk mengembangkan TBM ini,” kata Suhirno.

            Jiwa pendidik memang mendarah daging dalam keluarga ini. Menik menghabiskan seperempat lebih hidupnya sebagai guru SD sampai pensiun pada 1998. Pasangan Andika-Sri tak mau kalah mengikuti jejak Suhirno dan Menik. Sejak 2003, Andika mengabdi sebagai guru tidak tetap (GTT) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Ngrambe dan SMP Negeri 1 Sine, Ngawi. Sri, 23 tahun, adalah guru di SD Negeri 1 Gendol, Ngawi mulai 2007.

            Kolaborasi harmonis dua pasangan beda generasi yang bekerja sukarela ini telah terbukti membawa perubahan. Bagi TBM dan terutama kehidupan masyarakat di sekitarnya. Hidup sederhana sebagai guru seperti diulas penyanyi Iwan Fals dalam lagu Oemar Bakri tak membuat mereka berhenti mengabdi dan berkarya. Inilah dedikasi penuh arti dari keluarga Oemar Bakri di pelosok desa di Jawa Timur.

             Mereka adalah ksatria tanpa pamrih dan sumur jernih ilmu pengetahuan di ladang yang ditinggalkan. Dedikasi tanpa akhir mereka laksana manfaat yang diberikan pohon filicium yang memberi nafas kehidupan bagi ribuan organisme dan menjadi tonggak penting mata rantai ekosistem. (mss/bagian kedua-selesai)

19 responses to this post.

  1. Posted by mukharlis on Agustus 24, 2010 at 7:35 pm

    klu keluarga yg satu ini mmg layak dsbt komunitas oemar bakri dg segala ikhtiar & keikhlasan utk penyebar luasan pengetahuan. tp utk oemar bakri2 zaman skrg msh perlu byk mawas diri

  2. setuju banget bang. sejatinya aktivitas menyebar ilmu itu melekat pada setiap guru hingga akhir hayat agar cakrawala pengetahuan yang dimilikinya senantiasa terjaga.

  3. haus ilmu dan mencintai ilmu🙂.sekecil apapun itu ilmu, bukan pragmatis kesenangan nafsu semata🙂

  4. Aku salut buat seluruh keluarga ini. aku tahu lahir batinya. berjuang untuk mencerdaskan bangsa. tak lupa mengabdi kepada yang Maha Kuasa.Maju terus…eyang Hirno…dan ananda Andika. Semoga Allah menyertaimu.

  5. hanya ingin mengucapkan selamat idul fitri dan menjalankan ibadah puasa syawal🙂

  6. sama-sama mas. selamat berhari raya untuk anda dan keluarga

  7. saya suka tulisan2 anda, saya banyak terinspirasi dai postingan anda.
    Terima kasih banyak
    salam kenal

  8. terima kasih untuk kunjungannya vian. salam kenal juga. vian, tanggapan anda bikin saya melambung tersanjung seperti balon gas yang baru diisi helium hehehe….. padahal postingan-postingan di blog ini biasa-biasa saja sebenarnya, semua orang bisa membuatnya selama ada niat dan kemauan. tapi saya bersyukur kalau ada yang melahirkan inspirasi dan manfaat untuk vian karena itu menambah semangat saya untuk terus menulis. sekali lagi, terima kasih vian.

  9. Posted by Ibnu Purwanto ( Dorjo ) on Desember 14, 2010 at 10:20 pm

    Pak Suhirno, dulu Kepala sekolah saya di SDN Hargosari II beliau sering mengumpulkan siswa2 untuk bernyanyi bersama,

  10. semog menjadi suri tauldan bagi kita semua

  11. Posted by suparlan on April 7, 2011 at 6:50 am

    pak andik juga guru saya..
    masih ingat waktu baca puisi perpisahan…
    pak guru..
    aku yang melempar kapur di kepalamu
    temanku yang kau marahi..
    mbok yem???!!!
    tempemu…
    aku beli 2 ambil 3
    pak guru…???
    pak guru.. pak guru..?????!!!
    “pak guru not ini apa namanya”
    (mi do do sol do do mi)
    bahkan aku tak perduli…
    pak guru?
    maafkan kenakalanku…

    itulah sepenggal puisi yang di buat oleh pak andika untuk q tampilkan di acara pperpisahan tahun 2004…
    trimakasih pak atas smua yang teelah engkau berikan

  12. Wah keren keren… masih aktif ngeblog gak ya?

  13. Sine ngawi… dekat dengan http://www.ngrambe.net hehe

  14. inginnya aktif ngeblog terus mas aryan, namun apa daya tugas utama di kantor menumpuk. sebetulnya gatal juga tangan ini untuk menulis lagi karena materinya sudah banyak. jadi, tunggu saja ya mas aryan🙂

  15. Wahh.. Mas subchan sangat menginspirasiku membuat berbagai tulisan tentang Sine, Ngawi… haaa…
    Rasanya berdosa saja, bisa nulis tapi jarang mengespos tanah kelahiran… :DD

  16. salam kenal juga ika. saya bukan asal sine tapi kebetulan dapat tugas kesana. ah, tak perlu merasa berdosa begitu. hapus rasa bersalahmu dengan rumus dua m. 1. mulailah menulis dari yang ringan-ringan saja 2. mulailah menulis dari sekarang. tak sabar baca hasil tulisanmu, ika. selamat menulis ya.🙂

  17. Posted by siwit on Juni 17, 2013 at 8:59 pm

    kak yang foto nya anak sma negeri 1 karangjati koq belum di unggah????
    by siwit smakar

  18. masih tetangga dan kerabatku tu pak andika….hehehe

  19. dedikasi yang menjadi inspirasi sekali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: