Ayo, Taati Etika Berinternet !

“Tidak boleh menggunakan komputer untuk melukai orang lain”, itulah isi

(dok. UMM)

nomor satu dari “10 Etika Komputer” dari Computer Ethics Institute, Amerika Serikat. Etika ini banyak diadopsi untuk merumuskan etika berinternet secara umum. Begitu paragraf pembuka tulisan Amir Sodikin, jurnalis Kompas, pada edisi Jumat, 19 Maret 2010.
Dalam alinea berikutnya, dijelaskan betapa saat ini rambu-rambu internet banyak dilanggar, entah sadar atau tidak. Padahal, ini adalah awal dari terjadinya tindak kejahatan. Dari kelas teri seperti olok-olok, sampai pada kelas kakap, misalnya, pemerkosaan, melarikan anak gadis, atau pencurian data kartu kredit.
Kasus penghinaan di Bogor, menggiring seorang cewek divonis bersalah oleh pengadilan dengan hukuman dua bulan 15 hari. Di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, gara-gara dianggap menghina guru, empat siswa SMA dikeluarkan dari sekolah. Nah, Bang Amir telah merangkum sepuluh etika berselancar di dunia maya berikut ini.

  1. Jangan pernah menyakiti seseorang lewat kata-kata (teks), gambar, video. Bagi yang sering main Facebook, jangan berkomentar jorok, sinis, menghina, menyindir, merendahkan martabat di fasilitas wall teman-teman anda. Jika nekat melakukannya, kamu adalah bagian dari apa yang disebut cyberbullying yang saat ini sedang diperangi dunia.
  2. Jangan pernah merayu atau menuliskan kata-kata yang bernuansa pelecehan seksual, berkirim gambar atau video yang sifatnya porno. Jika melakukannya, anda bagian dari fenomena sexting yang saat ini sedang ramai diperangi komunitas internet sehat. Apa yang anda lakukan itu, entah sadar atau tidak, akan dimasukkan dalam kategori percobaan seorang ”internet predator” yang mencari mangsa. Sudahi memasang atau mengirim foto-foto hot karena dunia sedang memerangi hal-hal seperti ini.
  3. Jangan pernah meneruskan e-mail orang lain ke pihak lain tanpa seizin pengirim e-mail pertama. Ingat kasus Prita Mulyasari vs RS Omni ? Aduan yang berisi konten tuduhan terhadap pribadi itu tak seharusnya masuk ke ranah publik jika tak diteruskan kepada orang lain.
  4. Jangan mencaci maki orang, menuduh, memfitnah, menghujat, dan mengeluarkan pernyataan yang sifatnya belum terbukti benar di ranah yang sifatnya publik. Kriteria publik di internet adalah jika tulisan atau komentar anda bisa diakses banyak orang. Dalam konteks ini, wall kamu di Facebook walaupun terbatas diakses orang, tetapi sudah bisa masuk ranah publik. Ini karena banyak orang bisa melihatnya. Merujuk pada definisi yang dimiliki Yahoogroups, milis juga bisa masuk ranah publik dan bisa kena gugatan. Ini karena banyak orang bisa membaca komentar anda. Satu-satunya yang pribadi adalah jika kamu hanya mengirim komentar itu ke e-mail teman anda. Forum, blog, Twitter, dan situs-situs web lain yang bisa diindeks mesin pencari adalah ranah publik yang harus anda perhatikan.
  5. Jika ingin mengeluh terhadap suatu produk atau layanan, tulislah yang netral berdasar pada fakta yang anda alami. Tidak dibumbui dengan nada kebencian dan menuduh.
  6. Jangan mencantumkan atau meninggalkan data pribadi, termasuk nomor telepon dan e-mail sembarangan di forum-forum atau di blog. Bahaya ! Para internet marketer bakal mengoleksi data kamu dan bisa menyalahgunakannya.
  7. Dilarang mengutip atau menyadur tulisan orang lain tanpa menyebutkan sumbernya. Agar terhindar dari kemungkinan gugatan, sebutkan sumbernya. Tradisikan membenci plagiarisme sejak dini. Caranya, banyak membaca.
  8. Boleh-boleh saja memasang foto-foto narsis anda bersama teman-teman. Tetapi, perhatikan dulu foto-foto itu sebelum anda unggah. Apakah ada konten pornonya ? Apakah ada posisi teman anda yang kira-kira akan marah kalau foto itu diunggah ? Apakah ada foto pacar anda yang kalau itu terpublikasi akan membuat pacar, orangtua, saudara, atau kakek-nenek anda sakit hati ? Apakah ada konteks di foto itu jika anda unggah, ada teman yang akan dendam ? Apakah jika foto itu anda unggah, akan bisa dijadikan pihak-pihak yang tak bertanggungjawab untuk disalahgunakan ? Apakah kira-kira sekolah, kampus, atau kantor anda merasa keberatan jika foto itu dipublikasi ?
  9. Jangan mengunggah lagu, klip video, foto yang bukan karya anda dan memiliki hak cipta. Saat ini dan ke depannya, para label musik akan banyak mencurahkan waktu untuk melihat-lihat blog dan situs-situs web yang melanggar hak cipta. Jika anda punya situs web yang isinya lagu-lagu MP3, atau klip video dari lagu-lagu terkenal tapi bajakan, sudahi saja bisnis anda itu. Anda bisa jadi target gugatan dari label musik. Sekarang mungkin aman-aman saja, tetapi ke depan pasti akan kena ”patroli” siber.
  10. Jika anda sering menulis di internet, hati-hati menulis isu yang masih sumir dan tak ada bukti. Jika tak ada bukti dan belum masuk ke persidangan, lebih baik tak usah ikut-ikutan ”bermain api”. Gunakan penyampaian bahasa yang lebih sopan dan bisa dipertanggungjawabkan. Jadi, jangan mentang-mentang sekarang eranya jurnalistik warga, anda bisa seenaknya menulis tuduhan dengan mengatasnamakan jurnalisme. (Kompas, 19 Maret 2010, diolah)

5 responses to this post.

  1. Posted by sedjatee on April 5, 2010 at 10:51 pm

    sering ada caci-maki dan ungkapan SARA di internet…
    memprihatinkan, terkadang pengguna internet kehilangan etika…
    semoga kita bisa bersama menegakkan budaya internet yang beretika..
    salam sukses…

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

  2. sebagai sesama pengguna dunia maya, sudah seharusnya kita senantiasa saling mengingatkan dalam menegakkan etika berinternet. sukses selalu bung.

  3. klo bicara etike kyk di atas, kadang lebih sering normatif dan multi tafsir, isu2 di atas salah satunya jug yg ingin diangkat kominfo dgn RPM nya dan sampai saat ini mandeg.
    butuh kepemimpinan yg kuat utk mengatur hal2 di atas, dan strategi yg matang. baik jangka pendek maupun jangka panjang. pelan2, tp terarah.😀

  4. bung nurrahman, bagi saya, jauh lebih penting dan strategis untuk membangun kesadaran pribadi tentang pentingnya etika berinternet dari diri sendiri dan sejak sekarang dalam setiap aktivitas di dunia maya. jadi, tak perlulah menunggu diatur-atur oleh negara. tapi, boleh juga opini anda diwacanakan terus sebagai saran konstruktif untuk para pengambil kebijakan di bidang ini.

  5. artikel menarik , Afra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: