Ayo, Manfaatkan Situs Jaringan Sosial !

Dok.michaelshouse.com

Dok.michaelshouse.com

Friendster, Facebook, Flickr, MySpace, Multiply, atau You Tube. Anda pasti sudah kenal betul dengan situs-situs jaringan sosial itu. Khususnya mereka yang gemar mencari teman dan membangun jaringan pertemanan di dunia maya.

Membuka account di situs jaringan sosial telah menjadi fenomena dalam satu dekade terakhir di Indonesia. Mulai kaum muda, profesional, politisi hingga perusahaan swasta. Alasannya beragam. Mencari teman lama, berbisnis, menggalang dukungan, mengumpulkan dana, menyampaikan pesan, dan lainnya.

Bahkan, salah satu faktor utama kemenangan Barack Obama yang memuluskan perjalanannya ke Gedung Putih adalah pemanfaatan situs jaringan sosial secara masif.

dok. bgsuedu

dok. bgsuedu

Tim Obama menggunakan banyak media sosial semacam You Tube, MySpace, Facebook, Flicker, Digg, Twitter, Podcast, Widgetbox, Linkedin, Orkut, Hi5, dan lainnya.

Ini di luar dua situs resminya yang secara konsisten dirancang dengan sentuhan lebih personal. Dalam tempo 18 bulan, lewat media sosialnya, Obama mengumpulkan satu juta alamat e-mail dan mendapatkan sumbangan dana 250 juta dolar AS. Kanal Obama di YouTube punya hampir 1.300 video yang dibuat staf kampanyenya, dan terus ditambah setiap hari. Video Obama telah ditonton 50 juta orang, sementara kanal YouTube John McCain, saingannya yang hanya punya 200 video, baru ditonton 4 juta orang.

Di Indonesia, Friendster adalah situs jaringan sosial yang paling diminati. Sistem kerjanya hampir mirip multi level marketing (MLM). Jika anda punya teman di Friendster, secara otomatis anda akan masuk dalam jaringan teman anda tersebut. Terus seperti itu, hingga terbentuk satu komunitas besar yang terus berkembang. Selain profil diri lewat identitas dan foto, Friendster juga menyertakan layanan unik. Bentuknya testimonial atau semacam kesan pribadi anda terhadap teman yang ditampilkan di halaman muka tiap pengguna Friendster. Layanan ini diharapkan dapat menggambarkan pemilik account dengan lebih obyektif. Sampai tahun 2006, empat tahun setelah diluncurkan pertama kali, pengguna Friendster di berbagai belahan dunia diperkirakan mencapai 20 juta orang.

Kini, Friendster tak sendirian. Saingannya sudah banyak. Salah satunya Orkut (www.orkut.com) yang dikelola oleh perusahaan pengelola situs pencari ternama, Google. Teman Friendster lainnya, yang sering disebut-sebut, bahkan dipublikasikan pengguna Friendster adalah MySpace (www.myspace.com). Bentuknya hampir mirip dengan Friendster. Namun, MySpace memberikan beberapa tambahan fitur, seperti blog, e-mail gratis, forum, musik, dan permainan. Situs serupa yang juga dilengkapi banyak fitur juga disajikan Multiply (www.multiply.com). Istimewanya, anggota Multiply bisa mengundang teman-temannya di Friendster dan Orkut.

Ada juga Facebook (www.facebook.com) yang membentuk komunitas dunia maya melalui jaringan kampus. Jadi, anda bisa mencari keberadaan teman sekampus dulu dan kini melalui Facebook. Tahun 2008, Facebook meraup keuntungan 300 juta dolar AS karena lebih dari 140 juta penggunanya aktif di seluruh dunia dan 8,5 juta foto dimuat tiap harinya. Fiturnya juga sangat lengkap. Di negeri ini, Facebook tengah mewabah seperti saat awal munculnya Friendster dulu.

Lain lagi dengan MeetUp (www.meetup.com). Beda dengan lainnya, situs ini membagi penggunanya berdasarkan tempat tinggal dan minat masing-masing. Begitu masuk situs ini, anda langsung ditanya negara dan kota mana yang diinginkan.

Pembagian kategori berdasarkan minat juga jadi andalan TribeNet (www.tribe.net). Bahkan di halaman depan sudah ada pembagian anggota berdasarkan kategori minat dan jumlahnya.

Untuk situs sosial berbasis foto, anda bisa memanfaatkan Flickr (www.flickr.com) yang dikembangkan Yahoo. Bagi anda yang memiliki alamat e-mail di Yahoo, Flickr tentu bukan barang asing lagi. Di Flickr, anda bisa memasukkan foto-foto anda gratis hingga 100 megabyte (MB). Kalau itu masih kurang, anda bisa menambah kapasitas penyimpan foto di Flickr dengan beragam pilihan dan harga. Jika anda ingin menampilkan video-video buatan anda, pilihan utamanya ada di YouTube.

Beberapa situs sosial lain membuka komunitas dunia maya dengan kriteria khusus. Linkedin (www.linkedin.com) misalnya. Situs sosial ini ingin membantu penggunanya membangun komunitas untuk kaum profesional.

Sesungguhnya, situs-situs sosial pembangun komunitas seperti ini sangat berguna bagi kelancaran pekerjaan atau bisnis masing-masing anggota. Anda pasti berpikir bagaimana kekuatan situs jaringan sosial ini bisa membantu perkembangan bisnis atau pekerjaan anda ?

Bayangkan jika anda memiliki 400.000 daftar e-mail. Setiap saat anda bisa mengirimkan e-mail untuk mengumumkan produk terbaru dari perusahaan anda tanpa mengeluarkan jutaan rupiah untuk biaya iklan.

Situs jaringan sosial telah diakui menjadi salah satu strategi promosi yang sangat efisien di dunia bisnis sekarang, apapun bisnisnya. Tak terkecuali pula instansi pemerintahan semacam Balai Pengembangan Pendidikan Non Formal dan Informal (BPPNFI). Lewat situs jaringan sosial ini, BPPNFI bisa menyampaikan program-program, foto-foto kegiatan, video kegiatan, video iklan layanan masyarakat dan produk-produk lembaga. Gratis pula. Masyarakat pun akan dengan mudah mengenal dan memahami keberadaan BPPNFI beserta segala kegiatannya. Pada gilirannya, dukungan masyarakat terhadap pengembangan pendidikan non formal akan mengalir dengan sendirinya. Jadi, anda mau pilih yang mana ? (ans, 10 Februari 2009)

One response to this post.

  1. […] Originally posted here: Ayo, Manfaatkan Situs Jaringan Sosial ! « AyahAan's Blog […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: