Berjuang Demi Otonomi Kota

Norman Hsu (keempat dari kiri) bersama Indonesian Chinese American Association saat kampanye di mainstream Chinese di Los Angeles.
Norman Hsu (keempat dari kiri) bersama Indonesian Chinese American

Kisah Norman Hsu: Calon Walikota di AS asal Indonesia (2-Habis)

Ada yang unik dalam pemilihan walikota Hacienda Heights ini. Sebab selain menggelar pemilihan walikota, juga digelar pemungutan suara oleh penduduk kota itu yang ber harap besar dapat memisahkan diri dari pengelolaan LA County. Jika pemungutan suara pada tanggal 3 Juni menunjukkan persetujuan warga terhadap pemisahan diri maka Hacienda akan menjadi kota terbaru dalam lingkungan LA County sekaligus kota independen pertama di abad-21. Bagaimana sejarah kota kecil ini termasuk sistem pemilihan walikotanya.

Oleh: M. Subchan Sholeh

Di Amerika, Norman menjelaskan, hanya di tingkat propinsi khususnya dalam pemilihan Gubernur, dan anggota DPRD (Assemblyman) yang kandidatnya harus dicalonkan oleh partai. Sedangkan pemilihan kepala daerah di tingkat kabupaten/kota (county/city) kandidat adalah non partisan, dan wajib mencalonkan dirinya. Pada umumnya, pemilihan di tingkat kota dilaksanakan tiap dua tahun dengan memilih 3 Council Member (DPRD Kota) untuk tahun ini dan 2 Council Member 2 tahun setelahnya. Sebab tiap kota mempumyai 5 Council Member.

“Jika pemilihan tidak terpisah dengan pemilihan 2-3 coucil member tiap dua tahun,ada kemungkinan bahwa 5 orang baru terpilih sekaligus, tanpa council member yang berpengalaman yang dapat memberi petunjuk, maka administrasi kota akan macet,” lanjutnya.

Kembali soal sejarah Hacienda. Kota ini berawal ketika John Rowland and William Workman tiba di daerah itu pada tahun 1841 dimana keduanya mendapatkan hak pengelolaan hampir 49 ribu yard di rancho La Puente. Namun, pekerja disana kehilangan hak kepemilikan akibat buruknya pengelolaan investasi oleh Elias J. Baldwin. Setelah peristiwa itu, Baldwin membagi-bagi kepemilikan tanahnya. Pada 1912, Anita Baldwin, salah satu keturunannya, menjual 1.826 yard pada Edwin Hart dan Jed Torrance yang kemudian membagi-bagi wilayah itu dan menamakannya North Whittier Heights (Dataran Tinggi Whittier Utara). Wilayah itu dikenal karena produk apokat, citrus, dan kacang walnut. Usai perang dunia ke II, wilayah pertanian luas itu berubah menjadi daerah pemukiman pinggir kota.

North Whittier Heights berganti nama menjadi Hacienda Heights di tahun 1961. Ada beberapa upaya yang sempat dilakukan untuk menggabungkan wilayah itu tetapi sampai tahun 2001, segala upaya itu gagal total.

Kini, pemukiman asli hanya tersisa di sekitar wilayah Gale Avenue dan Valley Boulevard. Sisanya, tersebar di sekitar community tadi yang sebagian dimiliki langsung keturunan pendiri Hacienda Heights.

Di sebelah timur Hacienda adalah lembah San Gabriel. Sementara community di sekitarnya antara lain, Rowland Heights, La Habra Heights, Whittier, La Puente dan Kota Industri. Dengan luas wilayah sekitar 28.642 kilometer persegi, kota yang berjarak 371 mil dari California ini, berdasar data statistik tahun 2000 dihuni 53.122 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) mencapai 15.993 orang.

Selain memiliki empat taman kota yakni Los Robles Park, Manzanita Park, Pepperbrook Park dan William Steinmetz Park, kota ini juga memiliki tempat menarik lain seperti museum Homestead di Don Julian Road, dan kuil Budha terbesar di Western Hemishpere, yaitu kuil Budha Tsai.

Norman menerangkan, Hacienda sampai saat ini adalah daerah community. Artinya, Hacienda Heights tidak memiliki pemerintahan setempat melainkan di bawah pengawasan dan pengelolaan LA County. LA sendiri tercatat sebagai County paling besar di Amerika Serikat dengan jumlah penduduk sekitar 7,5 juta orang. Dengan status sebagai community, penduduk membayar pajak kekayaan (Property Tax) kepada negara bagian California. Lalu uang pajak itu dibagikan kepada County. Namun, penduduk setempat kali ini menginginkan memisahkan diri dari pengawasan County, dalam pemungutan suara pada tanggal 3 Juni dengan opsi setuju dan menolak.

Jika kita memisahkan diri dari County, uang pajak kita akan diberikan langsung kepada Pemerintah Hacienda Heights. Uang pajak dapat 100 persen digunakan di kota kita,” kata Norman.

Selain itu, bila opsi setuju yang dipilih rakyat, status Hacienda Heights akan menjadi kota ke-89 dalam wilayah LA County dengan pemerintahan Kota Praja tersendiri. Hacienda juga bakal tercatat sebagai kota terbaru dalam lingkungan L.A. County termasuk kota independen pertama di abad 21.

Soalnya bukan apakah saya akan berhasil menjadi Walikota Hacienda Heights yang pertama karena memenangkan suara tertinggi, tetapi, penduduk setempat harus juga menyetujui bahwa Hacienda Heights memisahkan diri (incorporated) dari pengawasan L.A. County. Karena dengan hanya 53,000 penduduk, umumnya ini adalah khas kota-kota kecil di Amerika,” lanjutnya.

Sistem pemerintahan di Amerika amat berbeda dengan sistim di Tanah air. Di negara pimpinan George W. Bush ini, semua calon walikota memiliki kesempatan sama menjadi walikota sebab jabatan walikota adalah jabatan giliran.

Namun, Norman memiliki sejumlah kelebihan yang dapat diadu dengan 17 calon lainnya. Ia pernah memenangkan 3 kali pemilihan lokal sebagai School Board Member Hacienda – La Puente School District (Anggota Dewan Persekolahan) pada tahun 1991, 1995 dan 1999, dengan suara tertinggi dan selalu mengalahkan calon-calon dari warga setempat (bule).

Norman juga merupakan orang Indonesia pertama yang terpilih sebagai pejabat American Elected Official (semacam anggota KPU) di seluruh wilayah California. “Entah juga kalau di seluruh Amerika. Sekarang, sudah banyak orang Asia yang terpilih sebagai Council Member di wilayah LA. County,” tambah Norman.

Sekarang ia masih menjabat sebagai School Board President, Board of Education, Hacienda – La Puente Unified School District. Telah tiga term berturut-turut ia memangku jabatan ini. Dengan tugas mengawasi 34 sekolah dari taman kanak-kanak sampai SMA dengan pelajar berjumlah 23,000 orang.

“Jabatan saya ini juga melalui pemilihan, suatu jabatan yang penting dan terhormat meski tanpa gaji,” tandasnya.

Bagi Irawan, upaya Norman mencapai kedudukan sebagai walikota ini tidak ringan, karena ia harus menyisihkan 17 rivalnya.

“Tetapi Pak Norman terbukti telah berhasil menumbangan pejabat School District warga setempat yang telah duduk selama 20 tahun berturut-turut pada tahun 1991,” ujar Irawan. (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: